MUNAS IKADBUDI MENYEPAKATI LOGO, ANGGARAAN DASAR, ANGGARAN RUMAH TANGGA, WEB, DAN PERTEMUAN ILMIAH PERTAMA IKADBUDI

MUNAS IKADBUDI MENYEPAKATI LOGO, ANGGARAAN DASAR,
ANGGARAN RUMAH TANGGA, WEB, DAN PERTEMUAN ILMIAH PERTAMA IKADBUDI

Ikadbudi (Ikatan Dosen Kebudayaan Daerah Indonesia) yang didirikan tanggal 29 Oktober 2009 di Yogyakarta berdasarkan Akta Notaris Tri Wahyuni Herawati, S.H. (Notaris di Sleman) telah menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) Pertama yang diikuti oleh Dewan Pembina, Pengurus, dan para Ketua Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah seluruh Indonesia. Munas diselenggarakan pada tanggal 19-20 Februari di Universitas Padjadjaran Bandung bersamaan dengan peringatan Hari Bahasa Ibu se-Dunia. Hasil Munas tersebut ada lima butir penting, yaitu (1) memutuskan Logo Ikadbudi yang mengandung unsur-unsur makna: kebudayaan, keilmuan, dan ke-Indonesiaan; (2) menyepakati Anggaran Dasar; (3) menyepakati Anggaran Rumah Tangga; (4) menyepakati Web Ikadbudi dengan alamat: htpp://ikadbudi.uny.ac.id, dan (5) menyelenggarakan pertemuan ilmiah pertama dengan penyelenggara Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). 

Sebagai tindak lanjut dari Musyawarah Nasional, kini telah bisa diakses web Ikadbudi. Dalam web tersebut, dosen bahasa, sastra, dan budaya daerah se-Indonesia dapat mendaftarkan sebagai anggota Ikadbudi secara on line dengan klik pendaftaran anggota dan mengisi form yang telah disediakan, kemudian mengirimnya dengan cara klik pada submit. Jika telah terdaftar sebagai anggota, maka anggota dapat meng-apload artikel, berita-berita kebudayaan, agenda, dan kolom lain yang telah disediakan. 

Selain itu, UNY sebagai penyelenggara pertemuan ilmiah pertama telah merancang kegiatan ilmiah “Konfernsi Internasional Kebudayaan Daerah” yang akan diselenggarakan tanggal 29 Mei 2010, yang informasinya telah ditulis dalam web Ikadbudi ini. Mengawali kegiatan konferensi internasional, pada tanggal 28 Mei 2010 akan dilaksanakan Musyawarah Nasional Ikadbudi yang diikuti oleh Dewan Pembina, Dewan Pengurus, dan Para Ketua Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah Perguruan Tinggi seluruh Indonesia (Ikadbudi/wibawa).